Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Rontgen dada adalah suatu metode pemeriksaan penunjang berupa pencitraan yang dilakukan dengan menggunakan alat rontgen dada yakni sinar-X. Metode ini nantinya akan menghasilkan citra bagian dalam dada yaitu:

  • Jantung
  • Paru-paru
  • Tulang
  • Pembuluh darah

Metode ini tidak bersifat invasif. Artinya, tidak ada tindakan pembedahan yang dilakukan dalam pelaksanaannya.

Tujuan melakukan rontgen dada adalah untuk mencari tahu perihal kondisi organ, tulang, hingga pembuluh darah yang ada di area dada. Dengan metode ini, dokter akan terbantu dalam mendiagnosis kondisi medis pasien.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai tujuan rontgen dada yang perlu Anda ketahui dan pahami!

1. Memeriksa Kondisi Paru-Paru

Tujuan yang pertama adalah untuk memeriksa kondisi paru-paru pasien apakah terdapat masalah kesehatan pada organ pernapasan tersebut.

Beberapa masalah paru-paru yang biasanya membutuhkan thoraks sebagai diagnosis tahap awal antara lain:

  • Infeksi
  • Pneumonia
  • Emfisema
  • Cystic fibrosis
  • Kanker paru-paru

2. Memeriksa Kelainan Paru-Paru yang Disebabkan Penyakit Jantung

Selain itu, thoraks juga berfungsi untuk mengindentifikasi adanya masalah pada organ paru-paru yang disebabkan oleh penyakit gagal jantung kongestif.

Penyakit paru-paru yang dimaksud yakni edema paru di mana telah terjadi penumpukan cairan pada organ pernapasan tersebut.

3. Memeriksa Ukuran dan Bentuk Jantung

Tujuan atau indikasi rontgen dada selanjutnya adalah untuk melihat ukuran dan bentuk dari organ jantung pasien.

Thoraks dapat memperlihatkan kondisi jantung dari segi ukuran maupun bentuk. Apabila ditemukan adanya perubahan bentuk dan ukuran, maka hal ini mengindikasikan jantung sedang mengalami masalah seperti:

  • Gangguan katup jantung
  • Penumpukan cairan di sekitar jantung (efusi pericardial)
  • Gagal jantung

4. Memeriksa Kondisi Pembuluh Darah

Thoraks juga sanggup menghasilkan citra yang jelas dari pembuluh darah arteri dan pembuluh darah pulmonal yang letaknya berdekatan dengan organ jantung.

Hal ini tentunya dapat membantu dokter dalam mencari tahu apakah ada masalah pada pembuluh darah yang berpotensi mengganggu fungsi jantung.

5. Memeriksa Kondisi Tulang

Salah satu kondisi yang umum menggunakan thoraks sebagai deteksi awal adalah kerusakan pada tulang, entah itu akibat benturan maupun kondisi terkait lainnya.

Oleh sebab itu, pada pasien yang baru saja mengalami insiden berkaitan dengan tulang dada, dokter akan melakukan tindakan rontgen sebagai langkah awal untuk mengetahui tingkat kerusakan yang dialami.

Itulah sebagaian tujuan rontgen dada yang perlu diketahui, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

source : doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Klinik Permata Bunda support by PT. PMI

Telepon Kami       0812 2490 5487