Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Manfaat bawang bombay untuk kesehatan ternyata ada banyak dan tidak disangka. Beberapa di antaranya bisa mengatasi sakit tenggorokan hingga mencegah kanker.

Zat-zat yang terkandung pada bawang bombay menjadikan bahan makanan ini bermanfaat bagi tubuh. Beberapa klaim manfaat bawang bombay yang sering dijadikan bahan untuk berbagai upaya pengobatan antara lain: mengatasi masalah pencernaan, menangani gangguan jantung dan pembuluh darah, hingga menangani sakit tenggorokan dan mulut.

1. Membuat sistem kekebalan tubuh lebih kuat

Kandungan antioksidan kuersetin pada bawang bombay ternyata mampu membuat sistem kekebalan tubuh Anda lebih kuat dalam melawan radikal bebas. Anda bisa mengonsumsinya secara langsung atau sudah tercampur dalam sajian sup.

2. Menjaga kesehatan jantung

Bawang bombay memiliki manfaat sangat baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, Khasiat bawang bombay juga dipercaya menjaga tekanan darah, hingga menurunkan risiko terjadinya serangan jantung.

Hal ini karena adanya kandungan kalium dalam bawang bombay yang memiliki efek penurun tekanan darah. Kuersetin, salah satu jenis flavonoid dalam bawang bombay juga membantu kalium menjaga tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.

Kuersetin dalam bawang bombay juga dapat membantu mencegah penumpukan plak di arteri, yang mengurangi risiko stroke. Namun, karena sebagian besar studi dalam hal ini telah difokuskan pada hewan, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami manfaat bawang bombay pada manusia.

3. Meningkatkan pertumbuhan rambut

Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa mengoleskan jus bawang bombay ke kepala selama setidaknya 2 bulan bisa jadi dapat meningkatkan pertumbuhan rambut pada pengidap rambut rontok. Meski begitu, temuan terkait hal masih dibutuhkan penelitian lanjutan.

Baca juga : Gejala Coronavirus pada Anak yang Mesti Orangtua Ketahui

4. Menurunkan kadar gula darah

Bagi para pengidap diabetes yang ingin menurunkan kadar gula, sebaiknya Anda mencoba mengonsumsi bawang bombay tiga kali sehari dalam setiap makanan Anda selama 2 bulan. Meski begitu, temuan terkait hal belum didukung bukti ilmiah yang cukup.

5. Mengatasi terjadinya kanker

Dengan kandungan vitamin C yang melimpah, bawang bombay dipercaya dapat membantu mengatasi radikal bebas penyebab kanker. Sebuah penelitian mengungkapkan, bawang bombay membantu mengurang terjadinya resistensi insulin dan hiperglikemia pada pasien kanker payudara yang sedang menjalani kemoterapi.

6. Menjaga tekanan darah

Bagi Anda pengidap tekanan darah tinggi, mengonsumsi produk yang mengandung bawang bombay dan bahan lain seperti vitamin E dan C setidaknya selama 1 minggu dapat dapat membantu menurunkan tekanan darah atas (sistolik), tapi bukan tekanan darah diastolik (bawah).

Efek Samping Bawang Bombay

Meski ada banyak manfaat bawang bombay, setiap orang memiliki kadar toleransi yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa kelompok yang konsumsi bawang bombaynya harus dijaga ketat, antara lain:

  • Pada orang yang alergi terhadap bawang bombay, konsumsi aspirin dapat meningkatkan sensitivitasnya terhadap bahan ini.
  • Khusus bagi pengidap diabetes, bawang bombay dapat menurunkan kadar gula. Pengidap diabetes yang mengonsumsi obat yang mengandung bawang bombay sebaiknya memeriksa kadar gulanya secara saksama.
  • Sementara itu, pada pengidap gangguan perdarahan dan pasien yang menjalani operasi–yang mengonsumsi bawang bombay sebagai obat, bahan ini dapat memperlambat proses pembekuan darah. Hentikan konsumsi bawang bombay sebagai obat-obatan dua minggu sebelum menjalani operasi.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Klinik Permata Bunda support by PT. PMI

Telepon Kami       0812 2490 5487