Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Akhir-akhir ini, perhatian masyarakat di dunia tertuju pada wabah pneumonia yang disebabkan oleh jenis virus baru, yaitu Novel coronavirus (2019-nCoV). Ratusan korban sudah terinfeksi dan 26 di antaranya meninggal dunia. Bagaimana efek coronavirus pada anak-anak?

Sejauh ini. belum ada informasi mengenai gambaran demografi usia korban Novel coronavirus. Namun, dalam penyebaran wabah coronavirus sebelumnya, anak-anak dilaporkan jarang terkena infeksi. Kenapa? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Normalnya, gejala coronavirus yang muncul pada anak tidak jauh berbeda dengan yang timbul pada orang dewasa. Gejala coronavirus hampir mirip dengan penyakit flu atau pilek yang terjadi setelah 2-4 ahari setelah infeksi virus terjadi dan cenderung tidak begitu parah.

Baca juga : Gejala Serangan Jantung yang Terjadi Pada Wanita

Berikut ini beberapa gejala yang perlu orangtua ketahui agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan mendapatkan penanganan lebih awal.

  1. bersin dan batuk
  2. hidung meler
  3. demam
  4. irama pernapasan lebih cepat
  5. sakit tenggorokan
  6. asma

Tanda-tanda di atas mungkin hampir mirip dengan penyakit lainnya. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa gejala ini menunjukkan tubuh anak sedang terserang virus ini.

Oleh karena itu, jika Anda menemukan gejala coronavirus pada anak, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begitu, Anda dapat menghindari risiko terburuk dari wabah penyakit yang sedang terjadi saat ini.

source: hellosehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Klinik Permata Bunda support by PT. PMI

Telepon Kami       0812 2490 5487