Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Gejala Vertigo

Perlu diketahui bahwa serangan vertigo bisa terjadi tiba-tiba dan bisa berlangsung lama atau singkat. Apabila Anda memiliki vertigo berat, gejala vertigo bisa berlangsung selama beberapa hari sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Gejala yang paling umum terjadi adalah sekeliling Anda terasa seperti berputar diiringi dengungan pada telinga. Dampaknya, rasa ingin muntah tak terhindarkan dan membuat Anda tidak kuat untuk berdiri.

Meski vertigo adalah gejala, akan tetapi kondisi ini juga dapat menyebabkan atau terjadi bersamaan dengan gejala lainnya, seperti:

  • Masalah keseimbangan.
  • Pusing.
  • Rasa mabuk perjalanan.
  • Mual dan muntah.
  • Dering di telinga (tinnitus).
  • Perasaan penuh di telinga.
  • Nistagmus, di mana mata bergerak tak terkendali biasanya dari sisi ke sisi.

Baca juga: Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan

Pengobatan Vertigo

Obat vertigo tergantung pada apa yang menyebabkannya. Dalam banyak kasus, tanpa harus mencari vertigo obatnya apa, vertigo bisa hilang sendiri. Terjadinya kesembuhan tanpa obat vertigo ini dikarenakan otak mampu beradaptasi—setidaknya sebagian, dan dengan adanya perubahan telinga bagian dalam.

Bagi beberapa orang, cara mengatasi vertigo yang dibutuhkan dapat termasuk:

1. Rehabilitasi Vestibular

Ini adalah jenis terapi fisik yang bertujuan membantu memperkuat sistem vestibular. Fungsi dari sistem vestibular adalah untuk mengirim sinyal ke otak tentang kepala dan gerakan tubuh relatif terhadap gravitasi. Rehab vestibular mungkin disarankan jika Anda memiliki serangan berulang vertigo. Ini membantu melatih indera untuk mengompensasi.

2. Manuver Reposisi Kanalit

Pedoman dari American Academy of Neurology merekomendasikan serangkaian gerakan khusus untuk kepala dan tubuh dalam rangka menangani BPPV. Gerakan yang dilakukan untuk memindahkan deposit kalsium keluar dari kanal ke dalam ruang telinga bagian dalam sehingga mereka dapat diserap oleh tubuh.

Anda mungkin akan memiliki gejala vertigo selama prosedur ketika kanalit bergerak. Seorang dokter atau ahli terapi fisik dapat memandu gerakan manuver ini.

3. Obat Resep

Dalam beberapa kasus, obat-obatan dapat diberikan untuk meringankan gejala seperti mual atau mabuk terkait dengan vertigo. Jika vertigo disebabkan oleh infeksi atau peradangan, antibiotik atau steroid dapat mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan infeksi. Obat vertigo untuk penyakit Meniere, seperti diuretik (pil air) dapat diresepkan untuk mengurangi tekanan dari penumpukan cairan.

Obat vertigo lainnya yang bisa Anda gunakan: antihistamin, seperti betahistine. Benzodiazepine, seperti diazepam dan lorazepam. Anti-muntah, seperti metoclopramide.

4. Operasi

Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk vertigo. Jika vertigo disebabkan oleh masalah mendasar yang lebih serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher, operasi dapat membantu untuk meringankan vertigo.

Selain beberapa langkah di atas yang bisa dilakukan, terdapat cara mengatasi vertigo dengan bahan alami yang bisa dicoba, antara lain:

  • Cabai rawit.
  • Kunyit.
  • Ginkgo Biloba.
  • Akar jahe.
  • Gongjin-dan.

Meski belum ada cukup bukti untuk mengonfirmasi bahwa obat herbal dapat meredakan vertigo. Namun, uji klinis yang saat ini sedang dilakukan adalah menyelidiki efek Gongjin-dan.

Sementara itu, sebuah studi yang diterbitkan di National Center for Biotechnology Information mengungkapkan, akupuntur dapat mengurangi gejala vertigo. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi keefektifan metode perawatan ini.

Anda harus bertanya kepada dokter sebelum menggunakan perawatan alternatif apa pun. Selain itu, Anda juga harus mengunjungi dokter jika vertigo terjadi tiba-tiba atau memburuk—karena hal ini mungkin memerlukan perawatan sesuai kondisi yang mendasarinya.

Baca juga: Pengobatan dan Pencegahan Gusi Bengkak

Pencegahan Vertigo

Vertigo dapat meningkatkan risiko Anda jatuh dan melukai diri sendiri. Mengalami vertigo saat berkendara atau mengoperasikan alat berat dapat meningkatkan kemungkinan kecelakaan.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah vertigo, antara lain:

  • Orang yang keseimbangannya dipengaruhi oleh vertigo harus mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah cedera dari jatuh.
  • Orang yang memiliki faktor risiko stroke harus mengendalikan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi serta berhenti merokok.
  • Orang dengan penyakit Ménière harus membatasi garam dalam makanannya.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Klinik Permata Bunda support by PT. PMI

Telepon Kami       0812 2490 5487